Di Instagram, ada satu kegiatan food photography yang aku ikuti, yaitu 52 Weeks of Food Photography Project. Menurut sang founder, mbak Sefa Firdaus, kwgiatan ini sebenarnya proyek personal yang memang sengaja dia bikin untuk "menertibkan diri" motret makanan. Tiap minggu bikin tema berbeda. Tapi lama-lama kegiatan ini malah jadi semacam komunitas pecinta FP di Instagram.
Aku sendiri baru masuk kelas (istilahnya) pas temanya sambal pada minggu ke 4. Pas kebetulan punya stock foto sambal buanyak sekali, jadi ya Alhamdulillaah ngga perlu motret dulu di awal kelas 😸
Lalu apa bedanya dengan group fotografi lainnya?
Di group ini musti mikir dulu sebelum motret. Bukannya apa-apa, indeed tuntutannya begitu. At least, foto harus bercerita. Ngga cuma asal jepret. Ngga cuma asal naruh props yang fancy dan berbunga-bunga. Hihihi..
Lanjott.
And then, kebetulan pas mbak Sefa balik ke Jakarta, dibikinlah itu kopdar 52WFPP tanggal 26/04/15 kemarin. Seru aja ketemu trio blogger maut: mbak Sefa, mbak Tika Hapsari, dan mbak Yulyan Parwati, plus beberapa teman baru yg cuma tau hasil karyanya di IG aja. Thanks mbak Ika Dapur Hangus yang sudah payah-payah jadi EO acara ini. *kecupbasah
Ngga cuma ngobrol, tapi juga sharing tentang dasar FP dan motret bareng. Ini yg penting 😸 Karena kita bisa berbagi tips fotografi, mencuri tahu gimana teman-teman lainnya waktu memotret, macem-macemlah. Bahkan sampai ngesotpun dijabanin. Hahaha.. Serius. Ada beberapa scene yang kita motretnya benar-benar di lantai.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar